Minggu, 05 September 2010

Gara-gara Sekolah, jadi Stress



Gara-gara sekolah, saya sekarang jadi kacau. Bayangin aja, waktu kecil, saya sudah belajar mengancam : -lagu ninabobo : ".... kalau tidak bobo digigit nyamuk..", terus TK diajarin kejam :-lagu siKancil :" Si kancil anak nakal..... ayo ...lekas dikurung, jangan diberi ampun" (Gusti Allah aja mengampuni dosa yang jauh lebih berat dari itu ). Lalu juga di ajarin bohong -Lagu Hujan :." tik-tik- tik bunyi hujan di atas genteng...... -pohon dan kebun basah semua.."( katanya yang kena hujan kan genteng, masa yang basah pohon dan kebun, nah bohong kan?).  
SD dididik berpikir tidak konsisten - Lagu Kapiten : " ... mempunyai pedang panjang, kalau berjalan prok-prok prok... " ( lho, masa lagi cerita pedang kok tiba tiba melenceng ke masalah sepatu, mestinya kan mempunyai pedang panjang, keterangannya ya tentang pedang lah, ) . Juga diajarin bikin bangkrut PJKA : -lagu Kereta Api : "...ke Bandung, Surabaya.., bolehlah naik dengan PERCUMA .." ( Nah ! )Lalu berbuat sia-sia.: Lagu Puncak Gunung : Naik kepuncak gunung tinggi-tinggi sekali.. kiri-kanan KULIHAt Saja..." ( dah capek-capek naik, eh sampe di atas ya ngapain kek, masa cuma celingukan doang, bloon amat.).. waaah, dah lah, sTreeeessszzz !!!

Kamis, 02 September 2010

Perang !

Ramadhan kali ini begitu banyak orang meneriakkan kata "Perang".
Sepertinya sangat memahami kata itu.
Sepertinya kita sudah sangat solid dan kuat untuk melakukannya.
Kuat, karena materialisme yang mendarah daging, dihayati dengan kalkulator. 
Jumlah tentara, persenjataan, untung rugi perekonomian, adalah pernyataan kalkulator.
Jika kriteria yang terukur kalkulator itu lebih besar dari kesiapan lawan, apakah ada jaminan pasti bahwa perang akan dapat dimenangkan?

eling-eling..

Banyak orang sering mendustai diri mereka sendiri atau menghabiskan waktu dengan sesuatu yang tak mereka sukai, meskipun sedikit sekali dari mereka yang merasa bersalah dengan kebohongan yang mereka lakukan.